Anak Papua Menembus NASA, Harumkan Nama Indonesia

GERCIN.id – Jayapura. Bob Royend Sabatino Kaway dan Thinus Lamek Yewi berhasil mewakili Indonesia setelah berhasil masuk tim penelitian NASA.

Saat itu mereka bersekolah di SMA Advent Doyo Baru kelas XII, di Distrik Waibu, Desa Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua. Bob dan Thinus berhasil menjadi bagian dari tim peneliti NASA saat Dinas Pendidikan berkunjung ke sekolah dan menyeleksi anak-anak untuk bisa bergabung dalam tim penelitian NASA. Kesempatan ini tak dilewatkan Bob dan Thinus. Mereka mengikuti seleksi awal di Dinas Pendidikan Jayapura.

Mereka bergabung dalam tim Padi. Bob dan Thinus meneliti apakah padi bisa tumbuh di luar angkasa. Kemudian ide mereka dicanangkan oleh para ahli dan Dinas Pendidikan.

Saat diwawancara, Bob dan Thinus sedang ada di sekolahnya. Keduanya sekarang duduk di kelas XII. Bedanya, Bob duduk di kelas XII IPA sedangkan Thinus duduk di kelas XII Bahasa. Keduanya merasa sangat senang mendapatkan kabar lolos dirinya lolos dan tergabung dalam tim penelitian bersama NASA. “Saya merasa bangga dan senang. Saya tidak menyangka bisa lolos dalam tim ini. Sebelumnya saya tidak terpikir bisa berhasil, tapi jika semua sudah diatur Tuhan semua itu bisa terjadi”, ungkap Thinus.

Bob dan Thinus sendiri masih berusia 18 tahun. Bob lebih menyukai pelajaran fisika. Meskipun begitu, sebelumnya dia bercita-cita sebagai pendeta. Namun, setelah tahu dirinya lolos seleksi penelitian ini, dia terpacu untuk bermimpi menjadi seorang ilmuwan. “Sebenarnya saya bercita-cita menjadi pendeta, setelah lolos seleksi ini saya terpikir menjadi ilmuwan”, ujar Bob dengan sedikit malu-malu.

Berbeda dengan Bob, Thinus lebih menyukai mata pelajaran bahasa. Bahkan dirinya juga mengaku ingin menjadi ambassador atau duta besar. Setelah lulus SMA, dia juga ingin melanjutkan kuliah ke Manado. Dia menilai, karena kemampuan bahasa yang mumpuni, dia bisa lolos dalam seleksi ini.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan berkunjung ke sekolah-sekolah dan menjaring anak-anak berprestasi untuk gabung dalam penelitian yang bekeja sama dengan NASA. Pada awal bulan Oktober, Bob dan Thinus mengikuti seleksi awal di Dinas Pendikan Jayapura. Seperti yang dituturkan Bob, dari SMA Advent Doyo Baru ada 12 anak yang mengikuti seleksi awal. Lalu mengerucut menjadi empat orang, hingga akhirnya terpilihlah Bob dan Thitus.

Dua anak Papua ini tergabung dalam tim Padi. Penelitian yang akan mereka kerjakan tentang uji coba apakah padi bisa tumbuh di luar angkasa. Seperti yang diketahui, kondisi atmosfer, gaya gravitasi dan tekanan udara di luar angkasa jauh berbeda dari bumi. Ide penelitian tersebut dicanangkan oleh para ahli dan Dinas Pendidikan.

Dia mengungkapkan dan memberikan pesan pada anak muda untuk tidak pernah bosan dalam belajar.

Meskipun harus belajar hal-hal yang tidak kita sukai, kita tak boleh menyerah begitu saja. Karena toh, bagaimanapun, hal tersebut lama-kelamaan akan kita sukai dan bermanfaat pada kemudian hari. Selain itu, jangan pernah lupa belajar ilmu rohani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free hit counter