DPD GERCIN Papua Minta Presiden Jokowi Rekrut Anak Muda Asli Papua Menjadi Mentri

GERCIN.id – Jayapura. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (DPD GERCIN) Provinsi Papua  Andre Ireeuw meminta kepada Presiden RI Bapak Ir Joko Widodo untuk kiranya dapat mendorong dan mengkaderkan putra/putri terbaik asal Papua dari kalangan generasi muda untuk bisa menduduki jabatan menteri dalam pemerintahannya kedepan.

“Sesuai arahan dan komitmen Bapak Presiden Joko Widodo bahwa harus ada sosok dari Generasi muda  yang akan di tempatkan sebagai menteri di kabinet nya” kata Ireeuw yang di temui di salah satu kafe di kota Jayapura Senin  (22/juli/2019).

Tokoh Papua ini juga mengatakan bahwa, calon menteri dari kalangan generasi muda tersebut adalah yang benar-benar bersih dan tidak punya beban masa lalu, yang mampu menerjemahkan program-program prioritas yang di sampaikan oleh Pak Jokowi saat kampanye lalu.

Sosok Generasi muda ini yang kami harapkan adalah orang muda yang berwawasan kebangsaan dan punya hati yang penuh untuk membangun negeri ini dan mampu menyatukan semua elemen masyarakat yang ada dalam menjaga dan memperkokoh keutuhan NKRI dari Sabang sampai Merauke.

Terlebih khusus di Papua menurut Ireeuw bahwa, selama ini sosok menteri dari Papua sudah pernah ada dari kalangan militer dan akademisi di jaman Ibu Megawati, Bapak  SBY, dan Bapak Jokowi. Namun di periode ke dua ini kami sangat mengharapkan sosok generasi muda  yang bukan dari kalangan akademi dan militer atau partai politik tetapi dari kalangan generasi muda yang sudah punya kontribusi dalam membangun bangsa dan negara.

Ditambahkan Ireeuw bahwa kriteria menteri dari Papua yaitu bukan hanya sebagai pelengkap kebinekaan di dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo kedepan tetapi  juga memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar untuk meredam dan menyelesaikan isu – isu politik papua merdeka yang lagi mencuat di luar negeri dan didalam negeri terlebih khusus di tanah Papua. Sebab selama ini kami lihat menteri ganti menteri staf khusus ganti staf khusus isu Papua merdeka tetap tumbuh subur di tanah Papua dan bahkan di luar negeri.

Untuk itu kami minta agar supaya Presiden Joko Widodo dan timnya agar lebih selektif lagi dalam memilih siapa yang layak untuk menjadi menteri dari Papua sehingga dapat membantu Presiden dalam menyelesaikan persoalan–persoalan Papua.

Sementara itu menurut salah satu pengamat politik Budi Rahman Hakim yang di kutip dari halaman RM.co.id Rakyat Merdeka mengatakan bahwa, ”Ada beberapa benefitnya tentu bila yang muda jadi menteri. Karena karir dan kiprahnya belum banyak, yang muda belum banyak catatan buruknya”. Artinya, ini kesempatan bagi yang muda untuk mengukir prestasi dengan memberi kontribusi real melalui pikiran dan tenaganya. Mereka cukup belajar dari kesalahan atau kegagalan para seniornya. Anak muda punya semangat, nyali, dan energi. Mereka bisa kerja dengan ritme yang intens dan penuh tekanan. Mereka juga bisa bekerja di atas jam rata-rata, bisa meng-handle kekurangan jam tidur karena volume kerja yang continue. Banyak berharap mereka berani melakukan terobosan-terobosan.

Anak-anak muda sejatinya masih idealis. Dengan modal idealismenya itu diharapkan kebijakan dan program Kementerian yang mereka pimpin steril dari pragmatisme. Besar harapan integritas mereka masih terpelihara meski dihadapkan dengan godaan fee proyek. Mereka bisa menjaga diri dari ajakan kongkalingkong. Namun tentu ada saja skeptisisme terhadap yang muda jadi menteri. Mereka tidak punya rekam jejak bisa men-deliver kebijakan dan program dengan segala keruwetan birokrasi pemerintahan. Mereka juga tidak punya pengalaman bagaimana mengurusi problem-problem psikologis dalam memimpin birokrasi Kementerian yang banyak keruwetannya. Anak muda jadi menteri harus benar-benar menyiapkan mental menghadapi segala godaan kekuasaan. Kekuasaan itu sering membuat orang baik jadi amat jahat. Oleh karenanya, mereka harus punya mentor yang punya pengalaman dan integritas di atas rata-rata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free hit counter