Merasa Direndahkan Martabat, Wanita ini Laporkan Tiga Oknum Polisi ke Propam Polda Sumsel

GERCIN.id РPalembang. Merasa ditipu dan direndahkan martabatnya, Fitri Ningsih (41) Warga Jalan Bambang Utoyo Rama Kasih, Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Timur 3, Palembang laporkan tiga oknum Polisi yang berinisial YSZ, HRMN, dan ADR ke Bid Provam Polda Sumsel.

Menurut Fitri, ketiga oknum tersebut telah melanggar sebagaimana tugas seorang polisi yang seharusnya mengayomi masyarakat.

“Aku nak minta keadilan karena mereka sudah mempermalukan saya sebagai masyarakat. Aku hina, dimarah”, katanya.

Fitri mengatakan, dalam hal ini dirinya mempermasalahkan terkait 6 lahan parkir miliknya. Sebelumnya dia telah membayar Rp. 19 juta di ke tiga oknum tersebut, untuk mengurus administrasi ke dinas perhubungan.

Namun, belum sampai jatuh tempo, justru lahan parkir tersebut dikatakan sudah habis waktu. Dirinya pun diusir sehingga Fitri harus mengeluarkan hingga Rp. 1.2 juta untuk memberi tiga orang oknum itu.

“Nyewo lahan parkir Rp. 19 juta, Sekarang aku lah di usir tapi waktu belum habis. Anak buah aku begawe diusir. Setiap hari mintak setoran Rp. 80ribu. Harusnya sesuai prosedur dishub. Ternyata yang pegang mereka ini ilegal, duit partkiran tu di makan dewek” tegasnya.

Karena merasa terzalimi, Fitri pun mengadukan perkara tersebut ke propam Polda Sumsel. Yang mana ketiga Oknum tersebut diduga telah melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan dan martabat negara, pemerintah, atau kepolisian negara Republik Indonesia. Melanggar Pasal 4 huruf (a) PP No.2 tahun 2003. Menjaga dan meningkatkan citra, Soliditas, Kredibilitas, reputasi dan kehormatan Polri, menjalankan tugas secara profesional, proporsional dan prosedural.

Dan melanggar pasal 7 huruf (b) dan (c) perpap No. 14 tahun 2011 tanggal 1 oktober 2011 tentang kode etik profesi.

Sementara Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Dedi Sofiandi melalui Kasubag Yanduan Bid propam Polda Sumsel Kombes Pol Surachmat berdasarkan No : LP/57/VIIIYAN.2.6/2019Yanduan Tanggal 15 Juli 2019 telah mengetahui laporan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free hit counter