Seluruh WNA Australia yang Ikut Demo di Papua Dideportasi

GERCIN.id – Jayapura. Petugas Imigrasi memastikan seluruh warga Australia yang terlibat dalam demonstrasi di Papua sudah dipulangkan ke negara asalnya.

Pada, Rabu (4/9), Cheryl Melinda Davidson (36) menjadi WNA pelanggar aturan imigrasi terakhir yang dipulangkan. Selain Cheryl, ada tiga WN Australia lain yang dideportasi karena ikut dalam demonstrasi di Kantor Wali Kota Sorong. Mereka adalah Baxter Tom, Hellyer Danielle Joy, dan Cobbold Ruth Irene. Tiga orang tersebut sudah dipulangkan terlebih dahulu.

Kepala Imigrasi Kelas I Ngurah Rai, Amran Aris, mengatakan Cheryl menjadi orang terakhir dideportasi untuk kasus ini karena memegang tiket pesawat yang berbeda dengan tiga rekannya. “Memang berangkat sesuai tiket yang ada pada yang bersangkutan, 4 September ini, karena pesawat Virgin Air itu tidak tiap hari, jadi ada waktu-waktunya, kemarin tidak bisa bersamaan.
Bukan karena ada pengecualian yang ini ditunda satu hari karena apanya, karena tiket,” kata Amran di Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Jimbaran, Badung, Bali. Amran mengatakan, Cheryl yang pulang belakangan ini sempat diinapkan ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar. Dia menginap di sana sejak Senin (2/9).
Cheryl akan diberangkatkan ke Bandara Internasional Darwin tanpa pendamping. Petugas imigrasi hanya mendampingi ketika Cheryl sudah berada di dalam pesawat. “Seperti penumpang biasa saja. Untuk media massa mungkin di sana menanyakan apa atau mencari berita bisa saja, tapi saya tidak bisa memastikan apa yang terjadi di sana karena statusnya sebagai penumpang biasa, “ ujar Amran.
Di tempat yang sama, Kabid Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Ngurah Rai Hajar Aswad mengatakan pemulangan warga negara asing ini memang sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.
“Proses deportasi di bandara sesuai SOP, sesuai ketentuan yang berlaku, kami tetap dikawal dengan petugas imigrasi sampai di pintu pesawat. Karena mereka diperlakukan seperti penumpang biasa saja. Memang dalam status yang bersangkutan masuk dalam daftar cekal ke depan (6 bulan),” kata dia.

One thought on “Seluruh WNA Australia yang Ikut Demo di Papua Dideportasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free hit counter